Friday, 19 August 2016

Zenly Lokator - Pelacak Lokasi orang tersayang secara realtime





Zenly Locator adalah Cara terbaik untuk mengetahui lokasi dan menemukan keluarga dan teman Anda secara realtime. Pengaturan ultra mudah, modus waktu nyata, ramah baterai, dirancang dengan cinta.

Zenly Locator memberikan kemudahan secara optimal, akurat dan menjanjikan efisiensi baterai, bahkan dapat mengetahui level baterai teman anda Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk menemukan smartphone yang hilang. Zenly Locator dapat di download langsung di playstore gratis Klik Download Disini


Zenly Locator adalah sebuah aplikasi yang bertujuan untuk menghapus pertanyaan membosankan seperti "Dimana kamu? Apa yang kamu lakukan?" bagian dari percakapan anda dengan teman-teman melalui telepon. Untuk itu Zenly Locator, menyajikan tracker lokasi yang dirancang secara sederhana, baterai yang efisien, dan real-time. Mengetahui posisi teman pada peta dan menunjukkan tingkat baterai teman anda,  Anda tetap terhubung dengan teman anda kapanpun dan dimanapun.

Berbagi lokasi Anda hanya denagn satu tekan, dan ada fitur lain  Misalnya, Anda dapat menggunakan aplikasi ini sebagai alternatif untuk "Find My Phone" jenis layanan dengan meminjam handset seorang teman dan mencari lokasi ponsel Anda. Tentu saja, sangat mudah untuk mengetahui lokasi smartphone Anda dan mencarinya.


Sementara kebanyakan aplikasi yang menggunakan konektivitas non-stop GPS menguras baterai seperti lintah lapar, pengembang Zenly ini menyusun algoritma khusus untuk mengimbangi efek itu dan mengklaim tidak ada yang seperti itu di luar sana. Fungsionalitas lainnya, Zenly memungkinkan pengguna mengirim emoji antara satu sama lain dengan sangat cepat. Mereka juga dapat berbagi posisi realtime mereka dengan link, bisa untuk memperkiraan waktu kedatangan untuk sekelompok teman-teman, dan bahkan menikmati beberapa fitur bonus seperti ski slopes di peta, cara pintas Sentuh 3D pada iPhone, dan pendamping Apple App Perhiasan

Monday, 18 July 2016

ALUR REGISTRASI ANGGOTA PPNI


Pendaftaran anggota dapat dilakukan melalui 2 cara, yaitu
a. Pendaftaran secara individu melalui portal SIM Keanggotaan online
b. Pendaftaran anggota melalui komisariat terkait

Secara mendasar, walaupun anggota melakukan pedaftaran secara online di portal simk , tetapi sebenarnya anggota melakukan pendaftaran di wilayah/kabupaten tempat kerja / tempat tinggalnya.

1. Pendaftaran secara individu dilakukan dengan tahapan berikut :
a. Calon anggota Klik link ini
b. Calon anggota selanjutnya dapat membuka menu pendaftaran anggota
c. Lalu akan muncul form yang dapat diisi sesuai dengan data calon anggota

2. Setelah calon anggota mendaftar, maka selanjutnya calon anggota melakukan pembayaran iuran keanggotaan kepada pengurus komisariat/kabupaten kota

3. Selanjutnya, pengurus kabupaten kota WAJIB menyetorkan pembayaran iuran keanggotaan ke pengurus PPNI Propinsi dan pengurus PPNI Pusat

4. Pengurus kabupaten kota wajib mengirimkan bukti penyetoran iuran keanggotaan anggotanya ke pengurus PPNI Propinsi dan Pengurus PPNIPusat sebagai dasar Pengurus PPNI propinsi dan PPNI Pusat melakukan verifikasi iuran keanggotaan.

5. Bila PPNI pusat sudah menerima bukti setoran atas iuran keanggotaan dari pengurus PPNI kabupaten, maka bagian SIM Keanggotaan PPNI akan melakukan verifikasi data dan secara komputerisasi, no keanggotaan akan muncul.

6. Bila no keanggotaan telah didapat, calon anggota sudah secara resmi menjadi anggota PPNI

7. Anggota dapat menggunakan no anggota untuk melakukan Log in dengan password standar yang diberikan oleh system

8. Setelah Login, anggota dapat merubah passwordnya.

9. Selanjutnya anggota juga bisa mengecek berapa jumlah SKP yang telah diperolehnya.

10. Anggota dapat melihat informasi detail mengenai :
a. Berita/ News tentang keprofesian
b. Informasi kegiatan ilmiah
c. Informasi lowongan kerja
d. Daftar anggota PPNI di komisariatnya

Pembuatan KTA dan Registrasi Anggota PPNI


1. Masa Berlaku Kartu Tanda Anggota adalah 5 tahun sejak awal mendaftar.
2. No Keanggotaan PPNI akan diregistrasi ulang setiap tanggal 1 – 30 Januari setiap awal tahun.
3. Registrasi ulang No Keanggotaan dilakukan dengan melakukan pembayaran :
1. Iuran ICN tahunan sebesar Rp. 24.000,-
2. Iuran Keanggotaan tahunan sebesar Rp. 96.000,- Pembayaran Iuran tersebut dilakukan melalui pengurus komisariat / kabupaten kota

4. Bagi Anggota yang tidak melakukan registrasi ulang tersebut, maka status keanggotaannya akan menjadi anggota pasif.

5. Bila sampai tanggal 30 maret Anggota tetap tidak melakukan registrasi ulang, maka status keanggotaan akan dihapus dari simk ppni

Detail mengenai Design dan Aturan KTA, bisa di download dilink berikut : DESIGN KTA

ANGGOTA PPNI DAN PERHITUNGAN SKP

1. Segala bentuk rekomendasi hanya akan diberikan PPNI kepada perawat yang terdaftar secara benar sebagai anggota PPNI

2. SKP yang diperoleh anggota PPNI dari setiap kegiatan pelatihan, seminar ataupun yang lainnya, akan teradministrasi secara otomatis di database SIMK PPNI dan akan berguna untuk melakukan perpanjangan STR.

3. Bila tidak terdaftar sebagai anggota PPNI, maka secara sistem, SKP yang diperoleh perawat tersebut tidak akan terdata didatabase SIMK PPNI. dan secara administrasi, SKP tersebut tidak akan berguna.

4. PPNI HANYA AKAN MEMBERIKAN REKOMENDASI PERPANJANGAN STR BAGI ANGGOTANYA SAJA. jadi pastikan bahwa anda terdaftar secara benar sebagai anggota PPNI.



Download Undang undang Keperawatan Download disini

Pokemon Go Segera Sambangi Asia, Tapi dengan Syarat



Dilansir dari CNN Indonesia -- Di balik pengembangan Pokemon Go Niantic menjanjikan kehadiran game itu "relatif segera" di 200 negara lain. Tetapi sebelum itu, mereka sedang bekerja keras memperkuat kapasitas server Pokemon Go.

Memperkuat server menjadi syarat yang harus dilakukan Niantic agar Pokemon Go bisa menampung jumlah pengguna yang lebih besar, dan memastikan penggunanya mendapatkan pengalaman terbaik.


Pokemon Go secara resmi baru hadir di lima negara, meliputi Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Inggris dan Jerman. Namun, pengguna dari negara lain juga bisa memainkan game tersebut dengan cara mengunduh dari sumber toko aplikasi tidak resmi.

Pengguna yang tidak resmi ini membebani kapasitas server Pokemon Go yang digawangi Niantic, dan perusahaan tentu berusaha menjaga agar mereka tak kebanjiran trafik yang berpotensi melumpuhkan server.
Hanke menegaskan Pokemon Go akan segera hadir di Jepang, juga Korea Selatan, di mana pemakaian peta digital Google dibatasi karena masalah keamanan dengan Korea Utara.

Korea Selatan merupakan pasar game terbesar keempat di dunia setelah China, Amerika Serikat, dan Jepang, menurut perusahaan riset Newzoo yang berbasis di Amsterdam, Belanda.

Namun, sejauh ini Hanke masih bungkam soal potensi peluncuran di China. Dia berkata ada peraturan yang masih harus dipertimbangkan.

Pokemon Go mengusung model bisnis freemium, di mana aplikasi bebas untuh diunduh namun menyediakan konten digital yang bisa dibeli dalam aplikasi (in-app purchase).

Hanke, yang ahli dalam teknologi geospasial dan GPS, mengatakan perusahaannya sedang mempertimbangkan agar para pengguna dimungkinkan mensponsori sebuah lokasi di dunia nyata sebagai titik yang bakal didatangi para pemain Pokemon Go.

“Pihak ketiga bisa membayar ke kami untuk membuat sesuatu yang virtual pada lokasi pasti mereka. Ini adalah bujukan untuk mendorong pemain datang ke lokasi tersebut,” kata Hanke kepada Financial Times.

Mungkin saja, sebuah toko atau restoran yang mensponsori sebuah lokasi dibebankan “biaya per kunjungan,” mirip dengan “biaya per klik” pada iklan digital Google.

Langkah ini akan memberikan aliran pendapatan baru bagi Niantic, serta Nintendo dan Pokemon Company yang juga berada di belakang Pokemon Go. Selain itu, cara ini juga akan mengancam perusahaan Internet macam Groupon, LivingSocial, dan Foursquare, yang selama ini menyebarluaskan promosi berupa potongan harga atau kupon agar konsumen mendatangi sebuah toko atau restoran.

Friday, 15 July 2016

Bersiap lah..!!! Bermain game di dunia nyata dengan father.io


Father.io adalah game massive Multiplayer Laser Tag First Person Shooter pertama di dunia. dengan mengkombinasikan tekhnologi geo localized strategi dan augment reality



Menggunakan smartphone dan outdoor Laser tag yang didapat saat membeli game ini, kamu bisa bermain bersama teman - teman dan orang lain di seluruh dunia, dimana saja dan kapan saja

Untuk menembak lawan, Dalam interfacenya sudah desediakan aim pointer untuk menembak lawan,

Sekedar info, game inisedang melakukan kampanye penggalangan dana di situs Indiegogo. Kamu dapat melakukan order dengan harga USD 40 hingga USD 300

Pasang INCEPTOR di HP dan siap bertempur

Lihat berapa orang yang sedang bermain


Cara Download Pokemon Go di Indonesia



Siapa yang tidak tahu Pokemon? Selain karena gameplay dengan battle yang seru, monster-monster lucu seperti Pikachu yang keluar dari bola monster sukses memikat anak-anak hingga orang dewasa. Maka tak heran jika kemudian banyak bermunculan game-game Pokemon di Android.
Salah satu game Pokémon yang banyak dinantikan beberapa tahun terakhir ini adalah Pokemon GO. Guna meyakinkan fans Pokemon, game Pokemon Go yang dikembangkan oleh Niantic ini mulai memasuki tahap uji coba. Banyak orang kemudian mencari Cara Download Pokemon Go dan memainkannya. Setelah berbulan-bulan menanti, kini kamu pun sudah bisa download Pokemon Go dan memainkannya!

Meski belum ada kabar pasti dari Niantic mengenai kabar kapan Pokemon GO akan rilis di Indonesia, namun saat ini Pokemon GO sudah bisa dimainkan oleh beberapa orang beruntung yang terdaftar di field test dan mereka-mereka yang berada di Amerika, Australia dan New Zealand. Gamer lain di luar negara-negara tersebut di atas tapi ingin memainkan Pokemon GO harus download Pokemon GO lewat file APK (caranya ada di bawah, scroll saja). Kira-kira, bagaimana ya keseruan memainkan game Pokemon GO di smartphone?

Dengan diadakannya test field game Pokemon GO ini, kita bisa tahu apa saja yang dibutuhkan untuk memainkan Pokemon GO di smartphone. Untuk bisa memainkan Pokemon GO, yang kamu butuhkan adalah smartphone Android minimal KitKat 4.4 atau minimal iPhone 5 dengan iOS 8.2. Selanjutnya, kamu butuh akun Gmail untuk bisa memainkan Pokemon GO. Wajar saja jika Pokemon GO membutuhkan akun Gmail, soalnya game ini digawangi oleh salah satu orang yang menjadi pencetus Google Earth

Untuk urusan gameplay, Pokemon GO akan mengharuskan kamu untuk menjelajahi lingkungan sekitar agar bisa menemukan dan menangkap Pokémon. Menariknya Pokémon yang akan kamu tangkap itu hanya hanya bisa dipantau melalui layar smartphone berkat teknologi Augmented Reality yang dibawa game ini. Pokémon akan muncul di lingkungan yang sesuai tipe mereka, misalnya Pokémon tipe air hanya muncul di dekat kolam, dan tempat yang penuh air lainnya.
Saat kamu berada di lingkungan asli Pokémon tertentu, smartphone kamu akan bergetar sebagai tanda bahwa ada Pokémon di sekitar kamu. Dan kamu bisa langsung menggunakan layar smartphone sebagai sarana untuk melemparkan Master Ball. Kebayang kan serunya memainkan Pokemon GO!?

Begitu mengetahui Pokemon GO sudah bisa dimainkan, Jaka berusaha mencari file apk Pokemon GO untuk mencobanya. Sampai akhirnya ketemu website untuk download Pokemon GO versi apk dan sukses menginstalnya! Berikut adalah cara untuk download Pokemon GO dan mulai memainkannya!

• Download APK Pokemon Go. Download disini
• Setelah ter-download, install Pokemon GO di Android
• Tentukan tanggal lahir kamu
• Pilih akun, di sini Jaka menggunakan akun Google.
• Klik Accept pada bagian Terms of Service.
• Tentukan karakter kamu
• Jika sudah, secara otomatis kamu sudah bisa main game Pokemon GO langsung dari smartphone Android

Itulah cara bermain Pokemon Go di Android serta cara download Pokemon Go di Indonesia. Jika kamu masih bingung, kamu bisa bertanya di kolom komentar. Selamat mencoba!

Pokemon Go Serbu Istana Presiden


Di lansir dari CNN Indonesia Game Pokemon Go yang menawarkan cara baru interaksi antara realitas dunia nyata dan virtual sedang menjadi primadona baru bagi masyarakat global, tak terkecuali Indonesia. Bahkan, monster-monster itu juga "menyerbu" komplek Istana Kepresidenan.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan dirinya memiliki aplikasi Pokemon Go di ponsel pintarnya dan dia bisa melihat Pokemon jenis apa saja yang ada di lingkungan Istana.

"Saya ada aplikasinya jadi bisa lihat, di Istana juga ada," kata Pramono saat ditemui di Gedung Setkab, Jumat (15/7).

Dari pantauan CNNIndonesia.com, jenis Pokemon yang beredar di Istana Kepresidenan termasuk kategori yang biasa saja seperti Ratatta dan Bulbasaur.

Pramono menjelaskan kegegeran permainan Pokemon Go tetap harus dijaga jangan sampai membuat masyarakat melakukan hal yang berlebihan. Menurut dia, seandainya masyarakat tidak hati-hati maka bisa mengakibatkan suatu hal yang berbahaya untuk diri maupun orang lain.


Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga mendukung para pengguna Pokemon Go melakukan aktivitas permainan di taman-taman kota, namun ia menegaskan para pengguna harus tetap memerhatikan keselamatan diri dan orang lain.

Keberadaan Pokestop di taman-taman dinilai Ahok dapat meningkatkan kunjungan warga ke ruang terbuka hijau. Ahok pun mengetahui di kawasan kantornya terdapat beberapa Pokestop dan ia tak keberatan atas hal itu.

"Bisa taruh banyak posisi di taman-taman sebetulnya. Jadi kunjungan taman. Balai Kota juga boleh ditaruh," kata Ahok, Kamis (14/7).

Sayangnya sampai saat ini Pokemon Go belum secara resmi hadir di Indonesia, namun game ini telah menarik perhatian banyak orang yang akhirnya penasaran dan mencari cara agar bisa menginstal Pokemon Go di ponsel pintar.

Pokemon Go hasil gubahan Niantic, Pokemon Company dan Nintendo, dirancangnya untuk 'memaksa' penggunanya keluar rumah. Ia menawarkan interaksi berbeda antara manusia dengan permainan ponsel, karena melibatkan pencarian objek monster-monster virtual di dunia nyata memanfaatkan teknologi augmented reality, GPS, dan kamera ponsel.

Aktivitas keluar rumah itu diganjar dengan Pokemon sebagai 'hadiahnya'. Pengguna bisa mencari, menangkap, mengumpulkan bola dan telur, sampai melatih para monster imut agar lebih kuat

Wednesday, 13 July 2016

Dinkes dan BPOM Pastikan Tak Ada Vaksin Palsu di Surabaya


Surabaya - Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan BBPOM Surabaya pastikan tidak ada peredaran vaksin palsu di Kota Pahlawan. Kepastian itu didapat setelah pengecekan ke seluruh rumah sakit.

"Kami sudah cek seluruh rumah sakit pemerintah dan swasta dan tidak ditemukan vaksin palsu," kata Kadinkes Surabaya, drg Febria Rachmanita saat dihubungi wartawan via ponsel, Selasa (13/6/2016).

Feni sapaan akrab Kadinkes Surabaya ini mengungkapkan sejak marak pemberitaan peredaran vaksin palsu pihaknya sudah melakukan pengecekan ke seluruh sarana kesehatan pemerintah maupun swasta dan tidak ditemukan vaksin palsu.

"Karena sebagian RS ambilnya vaksin dari Dinkes. Ada pula RS swasta yang tidak ambil dari kami, setelah kami cek distributornya legal," ungkap dia.

Sementara Kepala BBPOM Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa juga memastikan di Kota Surabaya belum ditemukan vaksin palsu. Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan sampling ke sejumlah sarana kesehatan di Jawa Timur sesuai petunjuk dari Satgas Vaksin Palsu dan Badan POM.

"Belum ada bukti dan kita juga terus lakukan penelusuran dan diintensifkan," ujar Kusuma Dewa saat dihubungi terpisah.

Penelusuran yang dilakukan pihaknya yakni pemeriksaan sarana kesehatan dan sumber pengadaan vaksin serta melakukan pengecekan kemasan produk yang rusak atau tidak sesuai.

"Kami periksa sekitar ada 20-an dan saat ini masih turun untuk antisipasi kemungkinan siapa tahu ada kebocoran," pungkas dia.

Thursday, 30 June 2016

Free Software SIM RS, Software Aplikasi Rumah Sakit Gratis

Mengacu pada UU Nomor 44 Tahun 2009,tentang Rumah Sakit yaitu pasal 52 Ayat 1 yang berbunyi : “ Setiap :Rumah sakit wajib melakukan pencatatan dan peloparan tentang semua kegiatan penyelenggaraan Rumah Sakit dalam bentuk SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT “.

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit yang selanjutnya disingkat SIMRS adalah suatu sistem teknologi informasi komunikasi yang memproses dan mengintegrasikan seluruh alur proses pelayanan Rumah Sakit dalam bentuk jaringan koordinasi, pelaporan dan prosedur administrasi untuk memperoleh informasi secara tepat dan akurat, dan merupakan bagian dari Sistem Informasi Kesehatan.

Beberapa fasilitas yang tersedia dalam software :
Bridging BPJS, Rekam Medik Rawat Jalan Dan Inap, Data Laboratorium, Registrasi Pasien, Apotek, Data Instalasi Kamar Bersalin, Presensi Pegawai, Billing Pasien, Piutang Pasien, Akuntansi Rumah Sakit, Penggajian Pegawai, Parkir Rumah Sakit, Anjungan Registrasi Mandiri Pasien, Antrian Poli, Antrian Loket dll Untuk Screen Shootnya :



Bagi yang berminat/mau tanya-tanya untuk mengenai instalasi, penggunannya bisa menghubungi cotumer serivice kami di 0856-267-5039, aplikasi bersifat free tanpa dipungut biaya.
Bagi yang ingin pesan DVD Master Software dan tutorialnya dengan harga Rp. 350.000 free ongkir seluruh indonesia ke No.HP : 087715452469 / 089666061496(WA dan telegram)




Sumber : https://elkhanza.wordpress.com/2013/05/19/free-software-sim-rs-software-rumah-sakitregistrasi-rekam-medik-apotek-keungan-penggajian-inventaris-presensi-dll

Wednesday, 8 July 2009

askep post orif femur dan tibia

LAPORAN PENDAHULUAN
POST ORIF FEMUR & TIBIA

A. PENGERTIAN
Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang yang ditandai oleh rasa nyeri, pembengkakan, deformitas, gangguan fungsi, pemendekan, dan krepitasi.
Fraktur adalah teputusnya jaringan tulang/tulang rawan yang umumnya disebabkan oleh ruda paksa.

B. JENIS FRAKTUR
1. Berdasarkan sifat fraktur
a. Fraktur tertutup
Apabila fagmen tulang yang patah tidak tampak dari luar
b. Fraktur terbuka
Apabila fragmen tulang yang patah tampak dari luar
2. Berdasarkan komplit / tidak komplit fraktur
a. Fraktur komplit
Patah pada seluruh garis tengah tulang dan biasanya mengalami pergeseran bergeser dari posisi normal)
b. Fraktur inkomplit
Patah hanya terjadi pada sebagian dari garis tengah tulang
Misal : - Hair line fraktur
- Green stick  fraktur dimana salah satu sisi tulang patah sedang sisi yang lain membengkok
3. Berdasarkan bentuk garis patah & hubungan dengan mekanisme tauma
a. Fraktur transversal
Arah melintang dan merupakan akibat trauma angulasi / langsung
b. Fraktur oblik
Arah garis patah membentuk sudut terhadap sumbu tulang dan merupakan akibat dari trauma langsung

c. Fraktur spiral
Arah garis patah spiral dan akibat dari trauma rotasi
d. Fraktur kompresi
Fraktur dimana tulang mengalami kompresi (terjadi pada tulang belakang)
4. Istilah lain
a. Fraktur komunitif
Fraktur dengan tulang pecah menjadi beberapa fragmen
b. Fraktur depresi
Fraktur dengan bentuk fragmen terdorong ke dalam (sering terjadi pada tulang tengkorak dan tulang wajah)
c. Fraktur patologik
Fraktur yang terjadi pada daerah tulang berpenyakit (kista tulang, tumor, metastasis tulang)
d. Fraktur avulsi
Tertariknya fragmen tulang oleh ligamen atau tendon pada perlekatannya

C. ETIOLOGI
1. Menurut Oswari E (1993)
a. Kekerasan langsung
Terkena pada bagian langsung trauma
b. Kekerasan tidak langsung
Terkena bukan pada bagian yang terkena trauma
c. Kekerasan akibat tarikan otot
2. Menurut Barbara C Long (1996)
a. Benturan & cedera (jatuh, kecelakaan)
b. Fraktur patofisiologi (oleh karena patogen, kelainan)
c. Patah karena letih



D. MANIFESTASI KLINIK
 Nyeri
 Deformitas (kelainan bentuk)
 Krepitasi (suara berderik)
 Bengkak
 Peningkatan temperatur lokal
 Pergerakan abnormal
 Echymosis (perdarahan subkutan yang lebar-lebar)
 Kehilangan fungsi

E. PRINSIP PENATALAKSANAAN DENGAN KONSERVATIF & OPERATIF
1. Cara Konservatif
Dilakukan pada anak-anak dan remaja dimana masih memungkinkan terjadinya pertumbuhan tulang panjang. Selain itu, dilakukan karena adanya infeksi atau diperkirakan dapat terjadi infeksi. Tindakan yang dilakukan adalah dengan gips dan traksi.
a. Gips
Gips yang ideal adalah yang membungkus tubuh sesuai dengan bentuk tubuh. Indikasi dilakukan pemasangan gips adalah :
 Immobilisasi dan penyangga fraktur
 Istirahatkan dan stabilisasi
 Koreksi deformitas
 Mengurangi aktifitas
 Membuat cetakan tubuh orthotik
Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan gips adalah :
 Gips yang pas tidak akan menimbulkan perlukaan
 Gips patah tidak bisa digunakan
 Gips yang terlalu kecil atau terlalu longgar sangat membahayakan klien
 Jangan merusak / menekan gips
 Jangan pernah memasukkan benda asing ke dalam gips / menggaruk
 Jangan meletakkan gips lebih rendah dari tubuh terlalu lama

b. Traksi (mengangkat / menarik)
Secara umum traksi dilakukan dengan menempatkan beban dengan tali pada ekstermitas pasien. Tempat tarikan disesuaikan sedemikian rupa sehingga arah tarikan segaris dengan sumbu panjang tulang yang patah. Metode pemasangan traksi antara lain :
• Traksi manual
Tujuannya adalah perbaikan dislokasi, mengurangi fraktur, dan pada keadaan emergency
• Traksi mekanik, ada 2 macam :
 Traksi kulit (skin traction)
Dipasang pada dasar sistem skeletal untuk sturktur yang lain misal otot. Digunakan dalam waktu 4 minggu dan beban < 5 kg.
 Traksi skeletal
Merupakan traksi definitif pada orang dewasa yang merupakan balanced traction. Dilakukan untuk menyempurnakan luka operasi dengan kawat metal / penjepit melalui tulang / jaringan metal.
Kegunaan pemasangan traksi, antara lain :
• Mengurangi nyeri akibat spasme otot
• Memperbaiki & mencegah deformitas
• Immobilisasi
• Difraksi penyakit (dengan penekanan untuk nyeri tulang sendi)
• Mengencangkan pada perlekatannya
Prinsip pemasangan traksi :
• Tali utama dipasang di pin rangka sehingga menimbulkan gaya tarik
• Berat ekstremitas dengan alat penyokong harus seimbang dengan pemberat agar reduksi dapat dipertahankan
• Pada tulang-tulang yang menonjol sebaiknya diberi lapisan khusus
• Traksi dapat bergerak bebas dengan katrol
• Pemberat harus cukup tinggi di atas permukaan lantai
• Traksi yang dipasang harus baik dan terasa nyaman
2. Cara operatif / pembedahan
Pada saat ini metode penatalaksanaan yang paling banyak keunggulannya mungkin adalah pembedahan. Metode perawatan ini disebut fiksasi interna dan reduksi terbuka. Pada umumnya insisi dilakukan pada tempat yang mengalami cedera dan diteruskan sepanjang bidang anatomik menuju tempat yang mengalami fraktur. Hematoma fraktur dan fragmen-fragmen tulang yang telah mati diirigasi dari luka. Fraktur kemudian direposisi dengan tangan agar menghasilkan posisi yang normal kembali. Sesudah direduksi, fragmen-fragmen tulang ini dipertahankan dengan alat-alat ortopedik berupa pen, sekrup, pelat, dan paku.
Keuntungan perawatan fraktur dengan pembedahan antara lain :
• Ketelitian reposisi fragmen tulang yang patah
• Kesempatan untuk memeriksa pembuluh darah dan saraf yang berada didekatnya
• Dapat mencapai stabilitas fiksasi yang cukup memadai
• Tidak perlu memasang gips dan alat-alat stabilisasi yang lain
• Perawatan di RS dapat ditekan seminimal mungkin, terutama pada kasus-kasus yang tanpa komplikasi dan dengan kemampuan mempertahankan fungsi sendi dan fungsi otot hampir normal selama penatalaksanaan dijalankan









PATHWAY

Trauma Facial
Langsung/tidak langsung
kondisi patologis, osteoporosis, neoplasma



Absorbsi calcium


perdarahan
Multiple Fraktur
Rentan fraktur


Defisit volume cairan

Tindakan Bedah
Deprasi saraf nyeri



Gangguan rasa nyaman : nyeri





Intra Op
Post Op
Pre op


Luka insisi
Efek anestesi
Perdarahan
Defisit pengetahuan



Imflamasi bakteri
Mual, muntah
Defisit volume cairan

Cemas


Nutrisi kurang dari kebutuhan


Resti infeksi




F. DIAGNOSA KEPERAWATAN
 Defisit volume cairan b.d. perdarahan
 Nyeri akut b/d trauma jaringan syaraf
 Ansietas b/d adanya ancaman terhadap konsep diri/citra diri
 Nutrisi kurang dari kebutuhan b.d. mual, muntah
 Resti infeksi b.d. imflamasi bakteri ke daerah luka

G. INTERVENSI KEPERAWATAN
1. Nyeri akut b/d trauma jaringan syaraf
Tujuan :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2 X 24 jam klien mampu mengontrol nyeri, dengan kriteria hasil :
 Melaporkan nyeri hilang atau terkontrol
 Mengikuti program pengobatan yang diberikan
 Menunjukan penggunaan tehnik relaksasi
Intervansi :
a. Kaji tipe atau lukasi nyeri. Perhatikan intensitas pada skala 0-10. Perhatikan respon terhadap obat.
Rasional : Menguatkan indikasi ketidaknyamanan, terjadinya komplikasi dan evaluasi keevektivan intervensi.
b. Motivasi penggunaan tehnik menejemen stres, contoh napas dalam dan visualisasi.
Rasional : Meningkatkan relaksasi, memvokuskan kembali perhatian, dan dapat meningkatkan kemampuan koping, menghilangkan nyeri.
c. Kolaborasi pemberian obat analgesik
Rasional : mungkin dibutuhkan untuk penghilangan nyeri/ketidaknyamanan.





2. Nutisi kurang dari kebutuhan tubuh b.d mual, muntah
Tujuan:
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x 24 jam nutrisi pasien terpenuhi dengan KH:
 Makanan masuk
 BB pasien naik
 Mual, muntah hilang
Intervensi:
a. Berikan makan dalam porsi sedikit tapi sering
Rasional: memberikan asupan nutrisi yang cukup bagi pasien
b. Sajikan menu yang menarik
Rasional: Menghindari kebosanan pasien, untuh menambah ketertarikan dalam mencoba makan yang disajikan
c. Pantau pemasukan makanan
Rasional: Mengawasi kebutuhan asupan nutrisi pada pasien
d. Kolaborasi pemberian suplemen penambah nafsu makan
Rasional: kerjasama dalam pengawasan kebutuhan nutrisi pasien selama dirawat di rumah sakit

3. Ansietas b/d adanya ancaman terhadap konsep diri/citra diri
Tujuan :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1 X 24 jam, klien memiliki rentang respon adaptif, dengan kriteria hasil :
 Tampak relaks dan melaporkan ansietas menurun sampai dapat ditangani.
 Mengakui dan mendiskusikan rasa takut.
 Menunjukkan rentang perasaan yang tepat.
Intervensi :
a. Dorong ekspresi ketakutan/marah
Rasional : Mendefinisikan masalah dan pengaruh pilihan intervensi.
b. Akui kenyataan atau normalitas perasaan, termasuk marah
Rasional : Memberikan dukungan emosi yang dapat membantu klien melalui penilaian awal juga selama pemulihan
c. Berikan informasi akurat tentang perkembangan kesehatan.
Rasional : Memberikan informasi yang jujur tentang apa yang diharapkan membantu klien/orang terdekat menerima situasi lebih evektif.
d. Dorong penggunaan menejemen stres, contoh : napas dalam, bimbingan imajinasi, visualisasi.
Rasional : membantu memfokuskan kembali perhatian, meningkatkan relaksasi, dan meningkatkan penigkatan kemampuan koping.






DAFTAR PUSTAKA

Carpenitto, Lynda Juall. (2000). Buku Saku Diagnosa Keperawatan. Alih bahasa : Monica Ester, Edisi 8. EGC : Jakarta.
Doengoes, Marilynn E. (1999). Rencana Asuhan Keperawatan : Pedoman untuk perencanaan Keperawatan dan masalah kolaboratif. Alih Bahasa : I Made Kanosa, Edisi III. EGC Jakarta.
Hinchliff, Sue. (1996). Kamus Keperawatan. Edisi; 17. EGC : Jakarta
Sudart dan Burnner, (1996). Keperawatan Medikal-Bedah. Edisi 8. Vol 3. EGC : Jakarta.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN FRAKTUR CRURIS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN FRAKTUR CRURIS

I. PENGERTIAN
Fraktur cruris adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, terjadi pada tulang tibia dan fibula. Fraktur terjadi jika tulang dikenao stress yang lebih besar dari yang dapat diabsorbsinya. (Brunner & Suddart, 2000)
II. JENIS FRAKTUR
a. Fraktur komplet : patah pada seluruh garis tengah tulang dan biasanya mengalami pergeseran.
b. Fraktur tidak komplet: patah hanya pada sebagian dari garis tengah tulang
c. Fraktur tertutup: fraktur tapi tidak menyebabkan robeknya kulit
d. Fraktur terbuka: fraktur dengan luka pada kulit atau membran mukosa sampai ke patahan tulang.
e. Greenstick: fraktur dimana salah satu sisi tulang patah,sedang sisi lainnya membengkak.
f. Transversal: fraktur sepanjang garis tengah tulang
g. Kominutif: fraktur dengan tulang pecah menjadi beberapa frakmen
h. Depresi: fraktur dengan fragmen patahan terdorong ke dalam
i. Kompresi: Fraktur dimana tulang mengalami kompresi (terjadi pada tulang belakang)
j. Patologik: fraktur yang terjadi pada daerah tulang oleh ligamen atau tendo pada daerah perlekatannnya.
III. ETIOLOGI
a. Trauma
b. Gerakan pintir mendadak
c. Kontraksi otot ekstem
d. Keadaan patologis : osteoporosis, neoplasma
IV. PATYWAYS
Trauma langsung trauma tidak langsung kondisi patologis




FRAKTUR

nyeri
Diskontinuitas tulang pergeseran frakmen tulang













Perub jaringan sekitar kerusakan frakmen tulang








Pergeseran frag Tlg laserasi kulit: spasme otot tek. Ssm tlg > tinggi dr kapiler

Kerusakan integritas kulit
putus vena/arteri peningk tek kapiler reaksi stres klien
deformitas
perdarahan pelepasan histamin melepaskan katekolamin
gg. fungsi
protein plasma hilang memobilisai asam lemak
kehilangan volume cairan

Gg mobilitas fisik
edema bergab dg trombosit

Shock hipivolemik
emboli
penekn pem. drh
menyumbat pemb drh
penurunan perfusi jar

gg.perfusi jar




V. MANIFESTASI KLINIS

a. Nyeri terus menerus dan bertambah beratnya samapi fragmen tulang diimobilisasi, hematoma, dan edema
b. Deformitas karena adanya pergeseran fragmen tulang yang patah
c. Terjadi pemendekan tulang yang sebenarnya karena kontraksi otot yang melekat diatas dan dibawah tempat fraktur
d. Krepitasi akibat gesekan antara fragmen satu dengan lainnya
e. Pembengkakan dan perubahan warna lokal pada kulit
VI. PEMERIKSAAN PENUNJANG
a. Pemeriksaan foto radiologi dari fraktur : menentukan lokasi, luasnya
b. Pemeriksaan jumlah darah lengkap
c. Arteriografi : dilakukan bila kerusakan vaskuler dicurigai
d. Kreatinin : trauma otot meningkatkanbeban kreatinin untuk klirens ginjal
VII. PENATALAKSANAAN
a. Reduksi fraktur terbuka atau tertutup : tindakan manipulasi fragmen-fragmen tulang yang patah sedapat mungkin untuk kembali seperti letak semula.
b. Imobilisasi fraktur
Dapat dilakukan dengan fiksasi eksterna atau interna
c. Mempertahankan dan mengembalikan fungsi
 Reduksi dan imobilisasi harus dipertahankan sesuai kebutuhan
 Pemberian analgetik untuk mengerangi nyeri
 Status neurovaskuler (misal: peredarandarah, nyeri, perabaan gerakan) dipantau
 Latihan isometrik dan setting otot diusahakan untuk meminimalakan atrofi disuse dan meningkatkan peredaran darah
VIII. KOMPLIKASI
a. Malunion : tulang patah telahsembuh dalam posisi yang tidak seharusnya.
b. Delayed union : proses penyembuhan yang terus berjlan tetapi dengan kecepatan yang lebih lambat dari keadaan normal.
c. Non union : tulang yang tidak menyambung kembali
IX. PENGKAJIAN
1. Pengkajian primer
- Airway
Adanya sumbatan/obstruksi jalan napas oleh adanya penumpukan sekret akibat kelemahan reflek batuk
- Breathing
Kelemahan menelan/ batuk/ melindungi jalan napas, timbulnya pernapasan yang sulit dan / atau tak teratur, suara nafas terdengar ronchi /aspirasi
- Circulation
TD dapat normal atau meningkat , hipotensi terjadi pada tahap lanjut, takikardi, bunyi jantung normal pada tahap dini, disritmia, kulit dan membran mukosa pucat, dingin, sianosis pada tahap lanjut
2. Pengkajian sekunder
a.Aktivitas/istirahat
z kehilangan fungsi pada bagian yangterkena
z Keterbatasan mobilitas
b. Sirkulasi
z Hipertensi ( kadang terlihat sebagai respon nyeri/ansietas)
z Hipotensi ( respon terhadap kehilangan darah)
z Tachikardi
z Penurunan nadi pada bagiian distal yang cidera
z Cailary refil melambat
z Pucat pada bagian yang terkena
z Masa hematoma pada sisi cedera
c. Neurosensori
z Kesemutan
z Deformitas, krepitasi, pemendekan
z kelemahan
d. Kenyamanan
z nyeri tiba-tiba saat cidera
z spasme/ kram otot
e. Keamanan
z laserasi kulit
z perdarahan
z perubahan warna
z pembengkakan lokal
X. DIAGNOSA KEPERAWATAN DAN INTERVENSI
a. Kerusakan mobilitas fisik b.d cedera jaringan sekitasr fraktur, kerusakan rangka neuromuskuler
Tujuan : kerusakn mobilitas fisik dapat berkurang setelah dilakukan tindakan keperaawatan
Kriteria hasil:
z Meningkatkan mobilitas pada tingkat paling tinggi yang mungkin
z Mempertahankan posisi fungsinal
z Meningkaatkan kekuatan /fungsi yang sakit
z Menunjukkan tehnik mampu melakukan aktivitas
Intervensi:
a. Pertahankan tirah baring dalam posisi yang diprogramkan
b. Tinggikan ekstrimutas yang sakit
c. Instruksikan klien/bantu dalam latian rentanng gerak pada ekstrimitas yang sakit dan tak sakit
d. Beri penyangga pada ekstrimit yang sakit diatas dandibawah fraktur ketika bergerak
e. Jelaskan pandangan dan keterbatasan dalam aktivitas
f. Berikan dorongan ada pasien untuk melakukan AKS dalam lngkup keterbatasan dan beri bantuan sesuai kebutuhan’Awasi teanan daraaah, nadi dengan melakukan aktivitas
g. Ubah psisi secara periodik
h. Kolabirasi fisioterai/okuasi terapi
b.Nyeri b.d spasme tot , pergeseran fragmen tulang
Tujuan ; nyeri berkurang setelah dilakukan tindakan perawatan
Kriteria hasil:
 Klien menyatajkan nyei berkurang
 Tampak rileks, mampu berpartisipasi dalam aktivitas/tidur/istirahat dengan tepat
 Tekanan darahnormal
 Tidak ada eningkatan nadi dan RR
Intervensi:
a. Kaji ulang lokasi, intensitas dan tpe nyeri
b. Pertahankan imobilisasi bagian yang sakit dengan tirah baring
c. Berikan lingkungan yang tenang dan berikan dorongan untuk melakukan aktivitas hiburan
d. Ganti posisi dengan bantuan bila ditoleransi
e. Jelaskanprosedu sebelum memulai
f. Akukan danawasi latihan rentang gerak pasif/aktif
g. Drong menggunakan tehnik manajemen stress, contoh : relasksasi, latihan nafas dalam, imajinasi visualisasi, sentuhan
h. Observasi tanda-tanda vital
i. Kolaborasi : pemberian analgetik
C. Kerusakan integritas jaringan b.d fraktur terbuka , bedah perbaikan
Tujuan: kerusakan integritas jaringan dapat diatasi setelah tindakan perawatan
Kriteria hasil:
z Penyembuhan luka sesuai waktu
z Tidak ada laserasi, integritas kulit baik
Intervensi:
a. Kaji ulang integritas luka dan observasi terhadap tanda infeksi atau drainae
b. Monitor suhu tubuh
c. Lakukan perawatan kulit, dengan sering pada patah tulang yang menonjol
d. Lakukan alihposisi dengan sering, pertahankan kesejajaran tubuh
e. Pertahankan sprei tempat tidur tetap kering dan bebas kerutan
f. Masage kulit ssekitar akhir gips dengan alkohol
g. Gunakan tenaat tidur busa atau kasur udara sesuai indikasi
h. Kolaborasi emberian antibiotik.

DAFTAR PUSTAKA

1. Tucker,Susan Martin (1993). Standar Perawatan Pasien, Edisi V, Vol 3. Jakarta. EGC
2. Donges Marilynn, E. (1993). Rencana Asuhan Keperawatan, Edisi 3, Jakarta. EGC
3. Smeltzer Suzanne, C (1997). Buku Ajar Medikal Bedah, Brunner & Suddart. Edisi 8. Vol 3. Jakarta. EGC
4. Price Sylvia, A (1994), Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Jilid 2 . Edisi 4. Jakarta. EGC